Press Confrence: Laporan Submission Kasus David Hartanto

Press Confrence DAvid

Jakarta-22 Juli- David Hartanto Widjaja, mahasiswa Jurusan Electrical Electronic Engineering (EEE) di Nanyang Technological University (NTU), meinggal secara tidak wajar di Singapore pada 2 maret 2009, diyakini oleh TIM Verifikasi Independen bahwa David telah dibunuh bukan bunuh diri.

“Ada tiga titik peristiwa di mana David kritis. PErtama di ruang Prof. Chan Kap Luk, David sudah mengalami luka parah. Lalu di tangga darurat bersimbah darah; indikasi pangkal paha kaki kirinya dipelinir hingga patah, ujung kaki kanan dekat mata kaki ditusuk secara kejam” ujar Iwan Pilliang.

NTU menyajikan “fakta” David lompat di titik ketiga, di jembatan kaca, pada ketinggian lebih kurang 15 meter, dalam keadaan sekarat. Namun jasad rahang dan gigi David tidak rusak, tapi rusuknya patah dan ginjal sudah hancur terlebih dahulu, dihantam pukulan keras.

Ranah hukum in the matter of fact atau in the matter of floor? dari fakta nyata, TIM menyakini David dibunuh.

Fakta persidangan telah dipelintir, seluruh saksi, data digital dengan tanpa digital forensik yang diakui secara internasional, memberatkan David bunuh diri. Karenanya pada 15 Juli 2009 lalu, sesuai dengan kesempatan yang tersisa, orangtua DAvid telah memasukkan Sub Mission yang berisi tanggapan, fakta dan keganjilan yang dirasakan keluarga, untuk disampaikan kepada hakim Pengadilan Koroner di Subordinat Court, Singapore. Sub mission keluarga ini, diharapkan menjadi pertimbangan hakim mengambil keputusan pada 29 Juli 2009 nanti.

Nyawa David tidak mungkin kembali. Namun, ada sisi kebanggan yang dilukai. Anak cerdas Indonesia, pahlawan menjadi tim olimpiade Matematika 2005, difitnah telah menusuk profesor di negara tetangga, melukai nadi sendiri lalu bunuh diri. Seperti inikah anak Indonesia? Dalam pemahaman demikianlah mengapa kami menghimbau negara, dalam hal ini presiden berkenan tampil bicara pada publik, mendesak Singapura menegakkan keadilan, agar keputusanpengadilan koronerL menindak-lanjuti kasus ini ke Pengadilan Kriminal, bukan sebaliknya menutup kasus dengan menyebutkan David bunuh diri.

Tim Verifikasi

~ oleh Heriyadi Yanwar pada Juli 22, 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: