Hasil Pemilu DPR dapat menjadi kejutan untuk semua

Ada satu sisi yang menarik dari ditetapkannya caleg terpilih berdasarkan suara terbanyak. Loyalitas pemilih terhadap partai bisa hilang sama sekali.

Survei yang selama ini menanyakan pemilih partai apa yang akan dipilih melupakan satu hal, bahwa dengan adanya suaranya terbanyak belum tentu Partai yang dipilih akan menjadi pilihan saat Pemilu. Jika sosialisasi Pemilu benar dan Pemilih memilih berdasarkan orangnya secara langsung maka kesetiaan kepada Partai dapat tergantikan dengan pengenalan terhadap tokoh.

Sebagai contoh kecil saya akan memilih di daerah pemilihan Jabar I. Ketika melihat Daftar Calon untuk daerah saya, saya hanya mengenal dua nama yaitu:
1. Tengku Firmasyah dari PKB
2. Marissa Haque dari PPP

Ketika saat pemilihan dan sang pemilih harus memilih orang, lalu dia melihat calon dari partai yang dia dukung dan tidak ada yang dia kenal. Lalu melihat foto orang yang dia kenal yang berasal dari partai lain, kemungkinan besar dia akan memilih tokoh yang dia kenal itu.

Saya percaya masyarakat pada umumnya di daerah saya kemungkinan besar juga akan memilih 1 dari 2 orang tersebut karena alasan yang kenal cuma dua orang itu. Hal yang sangat bertentangan dengan hasil survei yang memeringkat PKB dan PPP di bawah tapi saya yakin 2 orang ini akan termasuk orang yang meraih suara paling banyak di daerah pemilihan Jabar I.

Iklan TV partai Demokrat dan Gerindra mungkin paling banyak saat ini dan saya akui cukup efektif untuk meningkatkan nama Partai dan akan sangat efektif dalam pemilihan Presiden nanti. Tapi apakah iklan ini cukup efektif untuk mendukung caleg dari Demokrat dan Gerindra di pemilihan DPR?

Sebagai contoh kasus pendukung PDIP masih dominan melihat unsur Mega saat memilih PDIP tapi disaat pemilihan caleg DPR untuk daerah Jabar I apakah PDIP masih yakin pendukungnya akan memilih 8 orang calon dari PDIP yang tidak mereka kenal namanya dibandingkan dengan dua orang yang saya sebut tadi. Harap diingat pendukung tradisional PDIP adalah rakyat kecil yang mempunyai cukup banyak waktu untuk menonton TV dan kita bandingkan nama-nama Tengku Firmasyah dan Marissa Haque dibanding calon-calon PDIP Setia Permana, Ketut Sustiawan, Marietta Shanti, Sudigdo Adi, Farah Diba Agustin, Herman Yoseph Soedarna, Melissa Yonathan, Narmodo Rachmani anda tebak sendiri mana yang akan mereka pilih. Ini kita bicara orang yang sudah jelas-jelas dukungannya terhadap partai.

Partai yang berakar kepada grass root seperti Partai Keadilan Sejahtera mungkin tidak mempunya masalah dengan ini, tapi tampaknya ini akan menjadi masalah besar untuk partai-partai yang hanya mengandalkan ketokohan ditingkat nasional.

Bagaimana dengan swing voter, orang yang belum menentukan pilihan kalo mereka datang ketempat pemilihan sebagian besar saya yakin akan memilih orang yang mereka kenal dan  ketahui atau istilahnya masih lebih baik milih kucing belang daripada kucing dalam karung.

Saya rasa kita akan memperoleh kejutan dari hasil pemilihan DPR nanti dan saya harap kejutan ini akan membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.

~ oleh Heriyadi Yanwar pada Januari 6, 2009.

Satu Tanggapan to “Hasil Pemilu DPR dapat menjadi kejutan untuk semua”

  1. Saya golput aja. Ga ngajak, ga mengimbau, ga memprovokasi. Tapi, kalo ada yang bergabung dalam gerakan golput, itu lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: