Turunnya Premium

Sebenarnya pengen nulis dari kemarin, setelah baca Judul di Media Indonesia “Malaysia Turunkan Harga Bensin Lima Kali dalam Empat Bulan” cuma karena di kejar deadline kerjaan baru sempat nulis sekarang.

Melihat judulnya kesannya, pemerintah Indonesia lambat sekali menurunkan harga Premium, dan tidak responsif dengan perkembangan harga minyak dunia, tapi setelah kita baca beritanya, bahkan dengan penurunan harga yang terakhir di Malaysia pun harga Premium di Indonesia  sebenarnya masih lebih rendah dari harga di Malaysia (Rp. 6400/liter di Malaysia dibandingkan Rp. 6000/liter di Indonesia dan akan jadi Rp. 5500/liter di Indonesia).

Yang saya lihat disini sebenarnya dengan masih terus menguatnya kurs US$ terhadap rupiah, penyesuaian harga bensin justru akan membebani keuangan pemerintah. Harga minyak dunia relatif masih tidak stabil dan ketika harga minyak naik lagi, maka pemerintah dengan formula baru penentuan harga BBM yang akan disesuaikan tiap bulan justru akan memancing bahaya yang lebih besar dalam jangka pendek.

Di saat masyarakat belum terbiasa dengan harga BBM yang berfluktuasi maka jika terjadi kenaikan BBM berdasarkan formula yang baru harga-harga di masyarakat akan kembali naik. Di saat masyarakat sudah mulai merasakan dampak dari krisis ekonomi global dan suhu politik mulai menghangat, meminta masyarakat untuk beradaptasi dengan fluktuasi harga minyak, adalah sesuatu yang beresiko. Seharusnya jika pemerintah sudah menerapkan formula ini ketika mereka terakhir kali menaikan harga BBM, saat itu mungkin masyarakat dan kondisi ekonomi Indonesia bisa lebih siap dan menerima penerapan kebijakan itu.

Jika pemerintah memang mendapat profit dari turunnya harga minyak saat ini, mungkin lebih tepat jika pemerintah menyimpan kelebihan itu dan memakainya pada saat lebih dibutuhkan, atau menggunakannya untuk memperbaiki sistem transportasi umum di Indonesia yang sangat berantakan. (It’s always my dream we have decent public transportation, since the first time I use MRT).

~ oleh Heriyadi Yanwar pada November 20, 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: